Wednesday, December 25, 2019

Waduk greneng, waduk sejak zaman kolonial yang mempesona





Waduk greneng adalah waduk yang terletak di dukuh greneng, desa Tunjungan, Tunjungan, Blora. Kurang lebih 12 km dari pusat kota Blora kea rah barat laut, jalur paling umum yang dilalui adalah lewat Jalan Gatot Subroto Blora, dan dari perempatan Maguan berbelok ke utara menuju desa Tunjungan. Waduk greneng mempunyai pesona pemandangan yang indah dengan hamparan kurang lebih 45 Ha berlatar belakang hutan jati KPH Mantingan. Waduk Greneng merupakan waduk terbesar kedua di Blora.
Waduk yang katanya dibangun pada tahun 1919 pada masa kolonial Belanda ini memiliki fungsi utama sebagai irigasi pertanian. Dengan manfaat irigasi luas lahan mencapai 251 Ha, waduk greneng menjadi sangat penting untuk pertanian bagi area persawahan daerah waduk.
Selain sebagai waduk irigasi, pemandangannya yang indah juga dapat dijadikan tempat wisata. Apalagi sekarang dengan pengembangan daerah wisata Cemoro pitu dan kebun buah Greneng. Juga dengan adanya jukung dan speedboat yang bisa digunakan oleh pengunjung untuk menyebrang ke cemoro pitu ataupun berkeliling waduk. Selain wisata menikmati indahnya alam, pengunjung juga dapat menyalurkan hobi memancingnya di sini.
Memang sayangnya waduk ini belum terkoneksi dengan kendaraan umum. Jadi untuk mencapai kawasan waduk Greneng harus dengan kendaraan pribadi, baik kendaraan roda dua ataupun roda empat. Walaupun begitu perjalanan akan menyenangkan karena di sekitar waduk ada hamparan sawah yang luas dan asri sehingga dapat menghilangkan kejenuhan-kejenuhan dalam diri. Untuk mencapai waduk Greneng juga tidak susah, sekarang dengan adanya google maps anda dapat mencapai waduk greneng dengan lebih mudah. Selain itu jika ingin bertanya kepada warga Blora yang ramah juga pasti akan diberi tahu dengan senyuman. Ayo dolan Blora.
Referensi :
1.        Blorakab.go.id
2.        Bloranews.com


Previous Post
Next Post

0 komentar:

Artikel Terbaru