Wednesday, January 8, 2020

Mengenal lebih dekat Luluk Hadiyanto, Atlet Bulutangkis Nasional asal Blora



Luluk Hadiyanto, apakah masyarakat Blora sendiri mengenal dengan nama ini? Bagi kalangan pecinta Bulutangkis tentu tidak asing dengan nama ini. Atlet bulutangkis Nasional level Internasional. Asal kecamatan Japah, Blora yang sudah sejak kecil sudah dekat dengan Bulutangkis. Setidaknya saat SMP ia telah tergabung dalam PB Djarum Kudus, salah satu klub Bulutangkis terbesar di Indonesia yang memang banyak menghasilkan atlet-atlet berprestasi.
Atlet kelahiran Blora, 8 Juli 1979 ini adalah pebulutangkis ganda putra. Sempat menduduki posisi teratas dengan partnernya yakni Alvent Yulianto di tahun 2004. Di tahun ini juga sukses menyabet 4 gelar bulutangkis bergengsi dunia.
Saat dirinya masih SMP, ketika sudah tergabung dalam PB Djarum di Kudus ddirinya harus mondar-mandir Solo-Kudus karena juga sekolah di SMP N 7 Solo. Usaha ini membuahkan hasil, prestasinya meningkat ditandai dengan dipanggil masuk Pelatnas Yunior di Jakarta. Tidak meninggalkan sekolah formalnya tetapi juga mengejar prestasinya sebagai atlet, Luluk juga harus mondar-mandir dari Solo-Jakarta. Pada kenyatannya dia berhasil di sekolah dan arena Bulutangkis dan selang 4 tahun kemudian Luluk resmi menjadi anggota Pelatnas Senior.
Luluk Hadiyanto juga memperhatikan pendidikan formalnya dengan berhasil lulus dari Ilmu Administrasi Negara FISIP Universitas Indonesia pada tahun 2013.
Sebagai atlet ganda artinya harus berganti-ganti partner yang cocok.
Berikut adalah daftar prestasi Luluk Hadiyanto :
1998
1.      Runner Up Jakarta Internasional dengan Aras Razak
2000
1.      Semifinal Kejuaraan Asia dengan Imam Sodikin
2001
1.      Runner Up Singapore International Series dengan Endra Muljana
2.      Juara Thailan Open dengan Sigit Budiarto
2002
1.      Semifinal Korea Open dengan Alvent Yulianto
2003
1.      Semifinal Chinese Taipei Open dengan Alvent Yulianto
2004 dengan (Alvent Yulianto)
1.      Juara Thailan Open
2.      Runner Up Swiss Open
3.      Juara Korea Open
4.      Medali Perunggu dengan tim putra di Thomas Cup 2004
5.      Runner Up Malaysia Open
6.      16 Besar Olimpiade 2004
7.      Juara Singapore Open
8.      Juara Indonesia Open
2005  dengan ( Alvent Yulianto )
1.      Semifinal All England Open
2.      Semifinal Swiss Open
3.      Semifinal Malaysia Open
4.      Semifinal (Medali Perunggu) IBF World Championships
5.      Semifinal China Open
2006 dengan (Alvent Yulianto)
1.      Semifinal Kejuaraan Asia
2.      Perunggu bersama tim putra Indonesia di Thomas Cup 2006
3.      Runner Up Asian Games 2006
4.      Perunggu dengan tim putra Indonesia di Asian Games 2006
2007 dengan (Alvent Yulianto)
1.      Semifinal China Master Super Series
2.      Runner Up dengan tim Indonesia di Sudirman Cup tim Campuran – Sudirman Cup World Mixed Team Badminton Championships
3.      Perempat final Filipina Open
4.      Runner Up Jepang Open
5.      Perempat Final Perancis Open
6.      Semifinal Hong Kong Open
2008 dengan Alvent Yulianto
1.      Runner Up Korea Open
2.      Perempat final All Englan
3.      Perempat final Swiss Open
4.      Perempat final Kejuaraan Asia
5.      Babak pertama Olimpiade 2008
2009
1.      Perempat final Malaysia Open dengan Candra Wijaya
2.      Perempat final Indonesia Open dengan Joko Riyadi
3.      Perempat final Indonesia International Open Challenge dengan Joko Riyadi
4.      Juara Vietnam Open dengan Joko Riyadi
2010 dengan Candra Wijaya
1.      Perempat final Chinese Taipei Open
2.      Perempat final Jepang Open





Referensi :


Previous Post
Next Post

0 komentar:

Artikel Terbaru