Sunday, September 13, 2020

Melanggar Protokol Kesehatan, Denda 100.000

 

Mulai 24 Agustus 2020 pelanggar protokol kesehatan di Blora bisa didenda Rp. 100.000,-. Mengingat jumlah kasus yang meningkat di Indonesia dan di Blora khususnya Bupati Blora memustuskan mengeluarkan Peraturan Bupati no.55 tahun 2020. Peraturan Bupati ini diharapkan mampu mendisiplinkan warga masyarakat Blora untuk mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Covid-19 sendiri merupakan penyakit baru yang pertama kali ditemukan di China. Baru Maret 2020 diumumkan kasus virus Corona pertama kali di Indonesia, pada saat itu ada 2 orang diumumkan positif Covid-19 di Depok. Di Blora sendiri kasus pertama adalah pada 19 April lalu.

Untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19 setiap orang diwajibkan untuk memakai masker, cuci tangan secara teratur, melakukan pembatasan interaksi fisik dan meningkatkan daya tahan tubuh. Tidak hanya bagi perorangan, para pelaku usaha, pengelola, penyelenggara dan penanggung jawab tempat serta fasilitas umum juga wajib untuk mematuhi protokol kesehatan.

Apabila terjadi pelanggaran, dapat dikenakan sanksi berupa teguran lisan, dilarang untuk memasuki lokasi kegiatan, denda Rp.100.000,- atau pelaksanaan kerja social di fasilitas umum. Sementara bagi pelaku usaha dapat dikenakan sanksi berupa teguran lisan/tertulis, denda sebesar Rp.1.000.000,-, penghentian sementara atau pembubaran, penutupan sementara bahkan pencabutan izin.

Denda yang didapat dari penegakan protokol kesehatan ini disetor ke rekening kas daerah Kabupaten Blora.

Previous Post
Next Post

0 komentar:

Artikel Terbaru