Thursday, April 21, 2022

Blora, Masuk Dalam Kabupaten Terluas dan Tersepi di Jawa Tengah

Blora merupakan Kabupaten di Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan Jawa Timur. Provinsi Jawa Tengah sendiri terdiri dari 35 Kabupaten/Kota dengan luas wilayah mencapai 32.800,69 km persegi.

Foto : Pendopo Kabupaten Blora

Wilayah Kabupaten Blora sendiri berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) dalam buku Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka 2021, luas wilayah Kabupaten Blora adalah sekitar 1.804,59 km persegi atau sekitar 5,59 persen dari luas wilayah Provinsi Jawa Tengah. Dengan luas ini sendiri wilayah Kabupaten Blora merupakan wilayah terluas nomor 4 se Jawa Tengah setelah Kabupaten Cilacap, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Brebes.


Dengan luas wilayah 1.820,59 km persegi atau sekitar 182.058,797 ha wilayah Kabupaten Blora didominasi oleh wilayah hutan yakni sekitar 49,66% yang terdiri dari hutan Negara dan hutan rakyat. Lalu tanah sawah 25,38% dan sisanya yakni 24,96% terdiri dari pekarangan, tegalan, waduk, perkebunan rakyat dan lain-lain.

Wilayah kecamatan terluas di Kabupaten Blora adalah Kecamatan Randublatung dengan luas 211,13 km persegi diikuti oleh Kecamatan Jati, Kecamatan Jiken dan Kecamatan Todanan dengan luas masing-masing 183,62 km persegi, 168,17 km persegi, dan 128,74 km persegi.

Dengan luas yang lebih dari 5 persen dari wilayah Jawa Tengah ini wilayah Kabupaten Blora merupakan Kabupaten dengan kepadatan penduduk paling rendah dengan rata-rata 490,05 jiwa per kilometer persegi, diikuti oleh Kabupaten Wonogiri dengan kepadatan berkisar 581,59 jiwa per km persegi, Kabupaten Purworejo dengan 705,53 jiwa per km persegi, Kabupaten Grobogan yang merupakan wilayah terluas kedua se Jawa Tengah dengan kepadaran 721,76 jiwa per km persegi, dan Kabupaten Rembang dengan 727,44 km jiwa per km persegi. Dengan angka kepadatan penduduk yang paling rendah dibandingkan dengan 34 Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Tengah bisa dikatakan bahwa wilayah Kabupaten Blora merupakan wilayah Kabupaten tersepi di Jawa Tengah. Sebagai perbandingan DKI Jakarta sebagai wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia dengan angka kisaran 15.292 jiwa per km persegi. Sementara di Jawa Tengah, Kota Solo merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi dengan kisaran 12.391 jiwa per km persegi mengalahkan Kota Semarang yang berada di urutan ke-5 dengan kepadatan penduduk berkisar 4.560 jiwa per km persegi.

 

Previous Post
Next Post

0 komentar:

Artikel Terbaru