Saturday, May 21, 2022

2 Atlet Blora Berhasil Meraih Perak dan Perunggu di SEA Games Vietnam

Kabar gembira datang dari gelaran Sea Games Vietnam, pasalnya atlet asal Blora berhasil memenangkan medali. Kabar itu datang dari canag olah raga angkat besi pada kemarin Jumat(20/5/22). Lifter asal Blora Mohammad Yasin berhasil sabet medali perak di kelas 67 kg Putra.


Mohammad Yasin nyaris meraih emas pada kesempatan perdana tampil di ajang SEA Games. Moh Yasin mampu tampil meyakinkan dan bersaing ketat dengan lifter tangguh asal Thailand, Chantri Witsanu, lifter asal Vietnam Xuan Hoang Dinh, serta asal Filipina, Nestor Landag Colonia.

Pada angkatan Snatch, Moh Yasin unggul dengan angkatan seberat 141 kg, sementara lifter lain asal tuan rumah Vietnam, Xuan Hoang Dinh berhasil mengangkat beban 140 kg dan lifter asal Thailan, Chantri Witsanu hanya mampu mengangkat beban sebesar 136 kg.

Persaingan ketat terjadi pada angkatan Clean and Jerk. Moh Yasin membuka angkatan pertama Clean and Jerk dengan beban seberat 150 kg. sementara dua lifter pesaing yakni Chantri Witsanu menambah jumlah beban angkatannya dan berhasil mengangkat beban 166 kg dan lifter tuan rumah Xuang Hoang Dinh berhasil mengangkat beban seberat 167 kg.

Gambar : Mohammad Yasin dan Siti Nafisatul Horiroh, Atlet asal Blora


Dalam kesempatan kedua, Mohammad Yasin menaikkan angkatan bebannya seberat 167 kg, dan dia berhasil mengangkatnya. Melihat keberhasilan itu Chantri Witsanu mencoba menambah 5 kg menjadi 172 kg, namun ia gagal mengangkat beban itu pada kesempatan kedua. Sedangkan lifter tuan rumah Vietnam Xuang Hoang Dinh juga gagal mengangkat beban seberat 170 kg.

Pada kesempatan selanjutnya Mohammad Yasin mencoba menaikkan angkatannya menjadi 172 kg, ia berhasil mengangkat beban itu, namun angkatannya dinyatakan tidak sah oleh juri.



Di hari sebelumnya pada kamis (19/5/22) lifter asal Blora lainnya Siti Nafisatul Hariroh (20 tahun) berhasil meraih medali perunggu pada cabang olahraga Angkat Besi kelas 45 kg putri.



Hal ini tentu sangat membanggakan, khususnya bagi warga Blora. Apresiasi diberikan Bupati Blora melalui akun instgramnya @ariefrohman838

“ALHAMDULILLAH BLORA BANGGA.....!!

Dua atlet angkat besi asal Blora berhasil sumbangkan medali untuk Indonesia dalam SEA GAMES Vietnam….”

Sebagai informasi tambahan Mohammad Yasin atlet angkat besi asal Desa Blungun, Kecamatan Jepon, Blora sementara Siti Nafisatul Hariroh asal Dluwangan, Kelurahan Kauman, Kecamatan Blora.

Hingga saat ini(21/5/22) pagi perolehan mendali Indoensia seperti dapat dilihat di situs resmi SEA Games 2021 https://seagames-en.vnanet.vn/bang-xep-hang.html berada di peringkat 3 dengan 49 medali emas, 70 medali perak, dan 63 medali perunggu. Tertinggal cukup jauh dari peringkat 1 dan 2 yakni Vietnam dan Thailand. Vietnam unggul jauh dengan 165 medali emas, 97 medali perak, dan 97 medali perunggu. Sementara Thailand meraih 67 medali emas, 77 medali perak, dan 109 medali perunggu. Indonesia juga ditempel ketat oleh Singapura dan Filipina yang perolehan medali emasnya masing-masing 47 dan 43.

Monday, May 9, 2022

Efek Tawuran di Todanan, Polres Blora hentikan semua acara hiburan di Todanan

Viral di media sosial video tawuran di wilayah Kecamatan Todanan. Setelah lebaran sempat terjadi 2 kali video tawuran yang beredar di sosial media diduga kedua video tersebut masing-masing dari wilayah Desa Karanganyar dan Desa Prigi yang keduanya masuk wilayah Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.

Video pertama yang diposting akun instagram @_infoblora 3 hari lalu (06/05/2022) diduga terjadi di Desa Karanganyar. Dalam keterangan video tersebut Imam, selaku Kades Desa Karanganyar mengatakan “Acara mantu. Ada orkesan. Mereka memang warga kami. Tapi tadi malam saya tidak di lokasi. Ini masih mengumpulkan infromasi.”@_infoblora 6/5/2022.

Sementara itu video kedua diposting akun yang sama @_infoblora pada 8/5/2022 beredar lagi video amatir yang diduga kejadian di Desa Prigi pada 7/5/2022 malam waktu setempat. Dikutip dari bloranews.com Kepala Desa Prigi, Jais mengaku kericuhan tersebut memang terjadi di Desa Prigi Sabtu malam (7/5/2022) dalam rangka acara Halal bi halal. Menurut keterangan berita tersebut yang membuat rusuh orang luar desanya, karena warga desa setempat ada di dalam pagar.

Foto : Bloranews.com

“Penonton luar desa kerumunan terus bertengkar,” terangnya.

“Kejadian itu saat lagu terakhir. Mau selesai.” Tambahnya dalam berita bloranews.com.

Video kericuhan di Desa Prigi, Kecamatan Todanan sempat viral di media sosial, terjadi ketegangan dalam video singkat itu, bahkan polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke udara.

Setelah kejadian itu Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah mengehentikan semua hiburan dalam bentuk apapun dalam berbagai acara di wilayah Kecamatan Todanan. Dalam keterangannya seperti dikutip dari jateng.inews.id mengatakan “Kita pastikan bentuk hiburan apapun di wilayah Todanan tidak diperbolehkan, baik orkes dangdut, solo organ maupun campur sari ditiadakan guna kamtibmas aman dan kondusif,” katanya pada Minggu (8/5/2022).

Sementara terkait kejadian yang viral di media sosial yang terjadi di Desa Karanganyar dan Desa Prigi, pihak Polres Blora telah melakukan penyelidikan terkait pengeroyokan dan pengerusakan. Dikutip dari sumber yang sama kapolres mengatakan “Kita masih dalami dan masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi dan kepala desa dua desa tersebut di Satreskrim Polres Blora.”

Saat tulisan ini ditulis sudah ada 2 kegiatan di Desa Bedingin, Kecamatan Todanan pada Minggu Malam (8/2/2022) telah dihentikan. Kapolres juga telah mengumpulkan 112 personel untuk melakukan patrol bergilir di walayah hukum Todanan.

Langkah-langkah yang diperlukan dilakukan guna memastikan kondisi di wilayah Todanan aman dan kondusif.


Thursday, April 21, 2022

Blora, Masuk Dalam Kabupaten Terluas dan Tersepi di Jawa Tengah

Blora merupakan Kabupaten di Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan Jawa Timur. Provinsi Jawa Tengah sendiri terdiri dari 35 Kabupaten/Kota dengan luas wilayah mencapai 32.800,69 km persegi.


Foto : Pendopo Kabupaten Blora

Wilayah Kabupaten Blora sendiri berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) dalam buku Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka 2021, luas wilayah Kabupaten Blora adalah sekitar 1.804,59 km persegi atau sekitar 5,59 persen dari luas wilayah Provinsi Jawa Tengah. Dengan luas ini sendiri wilayah Kabupaten Blora merupakan wilayah terluas nomor 4 se Jawa Tengah setelah Kabupaten Cilacap, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Brebes.

Dengan luas wilayah 1.820,59 km persegi atau sekitar 182.058,797 ha wilayah Kabupaten Blora didominasi oleh wilayah hutan yakni sekitar 49,66% yang terdiri dari hutan Negara dan hutan rakyat. Lalu tanah sawah 25,38% dan sisanya yakni 24,96% terdiri dari pekarangan, tegalan, waduk, perkebunan rakyat dan lain-lain.

Wilayah kecamatan terluas di Kabupaten Blora adalah Kecamatan Randublatung dengan luas 211,13 km persegi diikuti oleh Kecamatan Jati, Kecamatan Jiken dan Kecamatan Todanan dengan luas masing-masing 183,62 km persegi, 168,17 km persegi, dan 128,74 km persegi.

Dengan luas yang lebih dari 5 persen dari wilayah Jawa Tengah ini wilayah Kabupaten Blora merupakan Kabupaten dengan kepadatan penduduk paling rendah dengan rata-rata 490,05 jiwa per kilometer persegi, diikuti oleh Kabupaten Wonogiri dengan kepadatan berkisar 581,59 jiwa per km persegi, Kabupaten Purworejo dengan 705,53 jiwa per km persegi, Kabupaten Grobogan yang merupakan wilayah terluas kedua se Jawa Tengah dengan kepadaran 721,76 jiwa per km persegi, dan Kabupaten Rembang dengan 727,44 km jiwa per km persegi. Dengan angka kepadatan penduduk yang paling rendah dibandingkan dengan 34 Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Tengah bisa dikatakan bahwa wilayah Kabupaten Blora merupakan wilayah Kabupaten tersepi di Jawa Tengah. Sebagai perbandingan DKI Jakarta sebagai wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia dengan angka kisaran 15.292 jiwa per km persegi. Sementara di Jawa Tengah, Kota Solo merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi dengan kisaran 12.391 jiwa per km persegi mengalahkan Kota Semarang yang berada di urutan ke-5 dengan kepadatan penduduk berkisar 4.560 jiwa per km persegi.

 

Wednesday, February 16, 2022

Kumpulan Lowongan Kerja bulan Februari Blora dan Sekitarnya

Informasi lowongan kerja daerah bulan Februari 2022 untuk Blora dan sekitarnya.

Informasi utamanya didapatkan dari instagram @infolokerblora. Berikut adalah beberapa lowongan kerja bulan Februari 2022 di wilayah Blora dan sekitarnya.

  • Roti Kepo Blora

  1. Roti kepo Blora membuka lowongan kerja untuk 1 pria dan 1 wanita
  2. Dengan syarat-syarat
  3. Belum menikah
  4. Pendidikan minimal SMA/SMK sederajat
  5. Jujur, disiplin, dan pekerja keras
  6. Diutamakan yang sudah punya pengalaman kerja

 


  • Community Officer BTPN Syariah

Syarat-syarat

  1. Perempuan usia 18-29 tahun
  2. Pendidikan minimal SMA/sederajat
  3. Suka travelling
  4. Bisa mengendarai sepeda motor dan punya SIM C
  5. Penempatan area Blora dan sekitar

 


  • Media crew Aisharana Hijrah (Produsen busana muslim)

Kualifikasi

  1. Wanita, berjilbab dalam keseharian
  2. Shalat 5 waktu dan tidak berpacaran
  3. Pendidikan minimal SMA/SMK dengan usia maksimal 27 tahun
  4. Mampu menggunakan kamera DSLR
  5. Mengikuti perkembangan sosial media
  6. Mampu melakukan editing foto/video
  7. Dapat berkomunikasi dan bekerja sama tim dengan baik
  8. Ulet, tekun, mau belajar dan amanah
  9. Domisili Cepu dan sekitarnya(tidak dalam jarak safar)

 


  • @sheepiesland

Kualifikasi

  1. Perempuan usia 18-27 tahun
  2. Dapat bekerja dalam tim
  3. Diutamakan jurusan jahit
  4. Kendaraan pribadi
  5. Domisili Blora

 


  • Sushi Zee Blora

Kualifikasi

  1. Wanita, WNI usia 17-30 tahun
  2. Berpenampilan menarik
  3. Pendidikan minimal SMA/sederajat
  4. Tidak sedang hamil/menyusui
  5. Dapat bekerjasama secara tim ataupun individu
  6. Pekerja keras, disiplin, jujur dan bertanggung jawab
  7. Memiliki kendaraan sendiri

 


  • Perawat Asisten Dokter Praktek dan Perawatan luka di Apotek Gisela

Kualifikasi

  1. Perempuan
  2. Pendidikan minimal D3 keperawatan
  3. Berpenampilan menarik, komunikatif, dan bisa bekerja sama
  4. Domisili tidak jauh dari kota Blora

 


  • SLB Ceria Mandiri Blora

  1. Tenaga pengajar
  2. Therapist fisioterapi
  3. Tenaga psikologi
  4. Tenaga administrasi



Bonus




Thursday, February 10, 2022

Biaya dan syarat Perpanjangan SIM A dan SIM C 2022

 

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki SIM sesuai dengan kendaraan bermotor yang dikemudikan. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 pasal 77 ayat 1.

SIM yakni bukti registrasi dan identifikasi yang dikeluarkan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani, dan rohani, memahami peraturan lalu lintas, dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor.


gambar : https://katadata.co.id/sortatobing/berita/60dbb03a99bb9/cara-membuat-sim-dan-perpanjang-sim-dengan-mudah-tanpa-calo

Masa berlaku SIM yakni 5 tahun dan ini dapat diperpanjang. SIM tidak berlaku jika telah habis masa berlakunya, rusak dan tidak terbaca lagi, doperoleh dengan cara tidak sah, data yang terdapat dalam SIM diubah, dan/atau SIM dicabut berdasarkan putusan pengadilan.

Untuk memperpanjang SIM siapkan syarat perpanjangan yakni : fotokopi KTP, fotokopi SIM lama dan SIM asli, bukti cek kesehatan.

Adapun biaya perpanjangan SIM diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomro 76 tahun 2020 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan Negara bukan pajak (PNBP), biaya perpanjangan SIM yakni :

  • SIM A Rp.80.000
  • SIM B I Rp.80.000
  • SIm B II Rp.80.000
  • SIM C Rp.75.000
  • SIM C I Rp.75.000
  • SIM C II Rp.75.000
  • SIM D Rp.30.000
  • SIM D I Rp.30.000
  • SIM Internasional Rp.225.000

Selain biaya di atas, ada biaya lainnya yakni biaya asuransi dan untuk cek kesehatan. Besarnya biaya cek kesehatan bisa berbeda masing-masing daerah. Untuk biaya asuransi adalah Rp.30.000. sebenarnya, pemohon SIM tidak wajib mengikuti asuransi itu.

Sementara itu sekarang perpanjangan SIM dapat dilakukan secara online. Berikut ini adalah syarat-syarat dan cara untuk perpajangan SIM secara online:


Persyaratan yang harus disiapkan :

  1. KTP
  2. SIM lama
  3. Tanda tangan di atas kertas putih
  4. Pas foto dengan background/latar belakang biru
  5. Mengisi formulis pengajuan perpanjangan SIM
  6. Surat keterangan lulus uji keterampilan simulator
  7. Surat keterangan kesehatan mata

Cara memperpanjang SIM secara online :

  1. Buka laman http://sim/korlantas.polri.go.id
  2. Klik menu “Pendaftaran SIM Online”
  3. Pilih “Perpanjang SIM” pada kolom jenis permohonan
  4. Isi data permohonan SIM
  5. Input kode verifikasi, kemudian tekan tombol kirim. Bukti registrasi perpanjangan SIM akan dikitim melalui email
  6. Pemilik SIM melakukan pembayaran SIM melalui BRI
  7. Selanjutnya memilih tanggal kedatangan untuk melakukan mekanisme perpanjangan SIM di satpas yang dipilih
  8. Pengambilan foto dan oercetakan SIM

Perpanjangan juga dapat dilakukan melalui aplikasi, dengan cara

  1. Install aplikasi “Digital Korlantas Polri”
  2. Masukkan nomor hp, kemudian masukkan kode OTP yang dikirim melalui SMS dan verifikasi data
  3. Buat PIN keamanan lalu pilih menu “lengkapi data” lalu isi NIK, nama, dan alamat email
  4. Verifikasi KTP dengan mengambil swafoto(selfie)
  5. Pada halaman utama, pilih menu SIM, lalu pillih perpanjangan SIM, selanjutnya memilih jenis SIM
  6. Lalu akan muncul beberapa syarat untuk melanjutkan proses, masukkan nomor SIM dan dokumen berupa foto fisik SIM, KTP, dan tanda tangan di atas kertas putih, pas foto menggunakan background berwarna hijau.
  7. Isi data SIM
  8. Masuk ke halaman hasil pemeriksaan tes kesehatan dan tes psikologi
  9. Lalu ikuti langkah selanjutnya
  10. Di tahap akhir akan dapat memilih Satpas yang mudah dijangkau, lalu ke proses pembayaran

Wednesday, February 2, 2022

Spesial “MULIH NGABDI DESO”, Mahasiswa Blora Madura Gelar Pengabdian


BLORAKAMABA Madura (Keluarga Mahasiswa Blora Madura melalui program tahunan Mulih Ngabdi Deso gelar acara pengabdian kepada masyarakat di Dk. Gejeg Ds. Kepoh Kec. Jati Blora pada 28-30 Januari 2022. Kamaba Madura sendiri merupakan wadah atau tempat bagi para mahasiswa-mahasiswi dari Blora yang menuntut ilmu di pulau Madura.



Pada tahun ke empat ini, Kamaba Madura mengusung tema “Nyare Ilmu E Tana Madura, Ngabdi Kaweruh Ing Tlatah Blora”. Tema ini merupakan wujud dari motto KAMABA Madura yaitu “Pulang untuk membangun” memiliki tujuan bahwa ini implementasi kepedulian sebagai mahasiswa yang telah menuntut ilmu di Pulau Madura dan kembali ke tanah asal untuk melakukan pengabdian secara langsung kepada masyarakat Blora dengan istilah lain dari Blora kembali ke Blora.

Kegiatan MND (Mulih Ngabdi Deso) ini mendapat dukungan baik oleh para perangkat desa, Lurah, Kadus, RT/RW dan juga masyarakat Gejeg. Bapak Sulawan selaku Kepala Desa Kepoh dalam sambutannya mengatakan “Saya mendukung baik kegiatan seperti ini selagi membawa dampak positif bagi warga Dusun Gejeg”.

   Gambar kegiatan

Dalam terselenggaranya kegiatan MND IV ini juga didukung oleh banyak pihak sponsorship, para pihak donatur, dan Media Partner yang diantaranya DINHUT, MRI ACT Blora, BAZNAS Blora, Perpusjal Dope, Kemenag, TB. Setia Kawan, dan TB. Baru Jaya. Kamaba Madura juga turut mengundang organisasi daerah untuk memeriahkan acara seperti Impara Unwahas, Bolo Kurowo, Kamaba Jogja, Kamaba Salatiga, COBS Bojonegoro, Merpati Pati

  Secara garis besar Kegiatan MND IV ini terdiri dari berbagai rentetan kegiatan meliputi pembagian bibit pohon yang dipandu langsung oleh penyuluh kehutanan, pembangunan tempat wudhu masjid Al-Hidayah Dk. Gejeg, kelas menggambar dan mewarnai bersama anak-anak dan remaja, pembagian sembako kepada warga yang kurang mampu serta kerja bakti bersama warga.



Pada malam puncak acara Kamaba Madura menampilkan berbagai hiburan dengan nuansa modern dipadukan dengan budaya khas Blora, di awal acara hadirin menikmati tarian gambyong, dilanjut dengan tarian modern Nusantara dilanjut dengan penampilan seni barong spektakuler yang dibawakan oleh komunitas Bolo Kurowo dan dilanjut dengan hiburan tunggal orgen tunggal oleh Paguyuban Wong Gejeg (PWG) untuk menambah keseruan acara.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada adik-adik Kamaba Madura yang jauh-jauh datang kesini dengan medan yang kurang mengenakkan demi acara yang sangat istimewa ini semoga dikemudian hari Tuhan membalas kebaikan kalian semua” Ujar Bapak Lasno selaku Ketua RT.

Sementara Thiessa selaku Ketua Umum KAMABA Madura menyampaikan apresiasi besar kepada Seluruh warga Dk. Gejeg, panitia, sponsorship serta tamu undangan yang telah membantu kesuksesan acara.

“Apresiasi besar kepada seluruh warga, panitia, sponsorship dan tamu yang terlibat dalam kesuksesan acara ini, saya ucapkan terima kasih kepada semuanya. Semoga dengan terselenggaranya acara ini makin merekatkan paseduluran kita semuanya bukan hanya diacara ini saja tapi semoga paseduluran ini selalu raket untuk kedepan dan semoga semua yang telah kita lakukan mendepatkan keberkahan dari Pencipta”.

Sebagai informasi, Acara Mulih Ngabdi Deso IV ini juga termasuk runtutan acara dari open donasi yang telah dilakukan oleh Kamaba Madura untuk pembangunan tempat wudhu masjid di Dk. Gejeg yang pengerjaannya masih dilakukan sampai sekarang. Acara dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sesuai dan dilanjut dengan foto bersama.

Penulis : Siti Nduriyah

Friday, January 14, 2022

Bupati Blora digugat soal Perades

 

Pengisian perangkat desa menemui permasalahan lagi. Pernasalahan pengisian perangkat Desa di Kabupaten Blora kali ini berlanjut ke ranah hukum. Tiga warga Blora menggugat Bupati Blora dan Tim Pembina Teknis Pengisian Perangkat Desa Kabupaten Blora. Gugatan itu dilayangkan ke Pengadilan Negeri Blora dengan nomor perkara : 3/Pdt.G/2022/PN Bla.

Gambar : Bupati Blora

Gugatan dilayangkan oleh Faisal Ghony, Rudy Setiawan, dan Moh Choirul Umam Nirwana dengan kuasa hukum Zaenul Arifin, SHI, MH. Dikutip dari regional.kompas.com kuasa hukum penggugat Zaenul Arifin menjelaskan alasan kliennya menggugat bupati Blora dan tim Pembina teknis pengisian perangkat desa Kabupaten Blora. Kepada kompas.com dia mengatakan

“Kemarin kami telah mendaftarkan gugatan perbuatan melawan hukum, mewakili klien kami yang merupakan bakal calon, peserta tes penjaringan dan penyaringan perangkat desa di Blora tahun 2021,”



Dikutip dari situs banyuurip.com dalam gugatan penggugat menyatakan perbuatan para tergugat telah melawan hukum, karena membiarkan peran aktif pihak luar, coordinator pelaksana pengisian perangkat desa Kabupaten Blora untuk mengurus, memfasilitasi terjadinya kerja sama antara tim pelaksana dengan perguruan tinggi untuk pelaksanaan tes tertulis dengan sistem CAT(Computer Assisted Test).

Selain itu perbuatan para tergugat tetap melanjutkan proses penjaringan dan penyaringan perangkat Desa di Kabupaten Blora tahun 2021 di tahun 2022. Dalam gugatannya itu meminta kepada pengadilan menghukum tergugat I untuk mencabut izin penjaringan dan penyaringan perangkat Desa tahun 2021 yang telah diterbitkan tahun 2021.

Juga menghukum para tergugat untuk memerintahkan kepada seluruh tim pelaksana penjaringan dan penyaringan perangkat Desa di Kabupaten Blora tahun 2021, agar tidak melanjutkan tahapan penjaringan dan penyaringan perangkat Desa tahun 2021 pada tahun 2022.

Sementara itu dapat dilihat dari situs resmi sistem informasi penelusuan perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Blora – sip.pn-blora.go.id beberapa isi gugatan adalah

  1. Memerintahkan TERGUGAT untuk menghentikan segera tindakan, perbuatan yang berkaitan dengan pelaksanaan penjaringan dan penyaringan Perangkat Desa di Kabupaten Blora pada tahun 2021 yang dapat merugikan penggugat dan calon calon perangkat lainnya, sampai dengan Penggugat ini memperoleh kekuatan hukum tetap (dalam kracht van gewijsde);
  2. Memerintahkan Tergugat, dengan kewenanganm tugas, kewajiban, kebijakannya untuk menghentikan proses, tahapan Pelaksanaan Pengisian Perangkat Desa tahun 2021.

 

 

  1. Mengabulkan Gugatan Tergugat untuk seluruhnya;
  2. Menyatakan perbuatan TERGUGAT yang membiarkan peran aktif pihak luar, Kordinator Pengisian Desa Kabupaten Blora untuk mengurus, memfasilitasi kerjasama antara Tim Pelaksana dan Universitas, untuk pelaksanaan tes tertulis dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) adalah melawan hukum;
  3. Menyatakan perbuatan TERGUGAT yang melanjutkan proses Penyaringan dan Penyaringan Perangkat Desa di Kabupaten Blora Tahun 2021, Tahun 2022 adalah melawan hukum;
  4. menghukum TERGUGAT I untuk mencabut Izin Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa pada tahun 2021 yang telah diterbitkan pada tahun 2021;
  5. menghukum TERGUGAT agar memerintahkan seluruh Tim Pelaksana Penyaringan dan Penyaringan Perangkat Desa di Kabupaten Blora pada tahun 2021, tidak melanjutkan tahapan Penyaringan dan Penyaringan Perangkat Desa pada tahun 2021, pada tahun 2022;
  6. Menghukum TERGUGAT dengan tanggung jawab berantai untuk membayar ganti rugi kepada TERGUGAT, immaterial sebesar Rp. 10.000,- (sepuluh ribu rupiah) dan material sebesar Rp. 3.000.000,- (tiga juta ruipah);
  7. Membebankan biaya perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku;
  8. Menyatakan bahwa keputusan ini dapat diberlakukan terlebih dahulu, terlepas dari upaya verzet, banding, kasasi, penentangan dan/atau peninjauan kembali (uitvoerbaar bij Voorraad) .

 

Wednesday, November 17, 2021

Berubah, Simak Jadwal Peralihan TV Digital Blora Terbaru

Rencana Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menghentikan siaran TV analog dan beralih siaran TV digital sempat mengalami penundaan. Pelaksanaan penghentian ini rencananya akan dilaksanakan secara bertahap dan sempat mengalami perubahan. Penghentian siaran yang awalnya dimulai pada tanggal 17 Agustus 2021 mundur menjadi tanggal 30 April 2022 . meskipun begitu target pemerintah tetap bahwa di seluruh Indonesia pergantian siaran dari TV analog ke TV digital selesai pada 2 November 2022.





Dalam keterangannya di suaramerdeka.com Dirjen SDPPI dan Plt. Dirjen PPI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ismail menjelaskan bahwa untuk beralih ke siaran TV digital masyarakat tidak perlu menunggu tahun 2022.

“Siaran TV digital sekarang sudah mengudara, sudah bisa dicoba masyarakat.” Begitu penjelasannya.

Kabupaten Blora sendiri masuk tahap pertama untuk wilayah Jawa Tengah bersama-sama dengan daerah lainnya yakni Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Pekalongan, dan Kota Tegal. Penghentian siaran tahap pertama akan dilakukan hingga 30 April 2022.

Untuk selanjutnya ini jadwal lengkap rencana suntik mati TV analog di Jawa Tengah.

Tahap kedua akan dilaksanakan sampai tanggal 25 Agustus 2022. Wilayah Jawa Tengah yang termasuk dalam tahap kedua meliputi wilayah Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sragen, Kabupaten Kudus, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kota Semarang.

Sementara untuk wilayah Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, Kota Magelang dan Kabupaten Wonosobo akan masuk dalam tahap ketiga yang batas akhirnya 2 November 2022.

Diharapkan peralihan ke siaran TV digital masyarakat mendapatkan layanan yang bersih gambar, dan jernih suaranya. Tidak hanya itu saja dikutip dari situs siarandigital.kominfo.go.id siaran TV digital ini memiliki 7 manfaat yakni. Pertama yaitu efisiensi penggunaan spektrum frekuensi. Kedua, efisiensi infrastruktur industri penyiaran, ketiga peningkatan kualitas penyiaran, keempat mempertahankan diversity of ownership, kelima menumbuhkan industri konten atau diversity content, keenam digital dividend untuk broadband, kebencanaan, public protection and disaster relief (PPDR), yang ketujuh yaitu persaingan dunia penyiaran secara global, baik regional ASEAN maupun Internasional, dapat ditingkatkan.

Thursday, October 28, 2021

Launching Penerbangan Pertama Bandara Ngloram Batal

Setelah sebelumnya dikabarkan akan melakukan launching penerbangan pertama ke Bandara Ngloram Blora pada tanggal 29 Oktober 2021 kini dipastikan batal. Keputusan ini diambil oleh maskapai CItilink dikarenakan beberapa factor, salah satunya adanya keputusan pemerintah untuk menggunakan tes PCR dalam penerbangan.

Foto : Ig @_infoblora

Dalam keterangannya pada Rabu (27/10) seperti dikutip dari gatra.com Bupati Blora mengatakan “29 ditunda dulu karena memang belum siap dari mereka (Citilink),” pembatalan launching penerbangan perdana ini selain factor PCR, Bupati juga tidak menginginkan kejadian seperti di Bandara Jenderal Soedirman terjadi di Blora.

“Memang alasannya logis karena persoalan PCR. Citilink masih berhitung kalau dilaunching sekarang nanti justru seperti Bandara Jenderal Besar Sudirman,”

"Kita belajar dari Kertajati dan Jendral Besar Sudirman. Ini saya harap jadi succes story' tidak malah mangkrak,”

Dalam keterangan lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa sebenarnya Bandara sudah siap, penundaan launching penerbangan pertama ini karena belum siapnya dari maskapai. Dari sumber yang sama dalam penjelasannya Bupati mengungkapkan, "Kalau Bandara sudah siap. Kita sudah nagih terus. Karena memang harapan masyarakat untuk ini cukup besar. Kita sudah programkan isi penumpangnya nanti kayak apa,”

Sepertinya masyarakat Blora harus lebih bersabar untuk mencoba penerbangan langsung menuju dan dari Blora. Belum diketahui kabar selanjutnya mengenai kapan penerbangan pertama akan dilakukan.


Thursday, September 30, 2021

Bupati Blora Lantik ASN di Taman Makam Pahlawan, Apa yang Dicari?

 


Setelah beberapa waktu lalu Bupati Blora Arief Rohman melantik ASN di Tempat Pembuangan Akhir(TPA) Temurejo pada Rabu (22/9/21). Kemarin (29/9/21) kembali melakukan pelantikan tak biasa, Bupati Blora melantik ASN di Taman Makam Pahlawan Wira Bhakti Blora.

Sebenarnya ada apa pelantikan ASN berpindah-pindah tempat? Pertanyaan ini akan terlintas di benak masyarakat.

Menurut Bupati Blora bahwa pelantikan di pendopo sudah biasa, setelah sebelumnya pelantikan dan pengambilan sumpah 5 orang pejabat Jabatan Pejabat Tinggi(JPT) sebagai momentum untuk bersih-bersih. Dikutip dari situs resmi blorakab.go.id Bupati Blora mengatakan,

“Pelantikan di pendopo sudah biasa. Kenapa saya dan Bu Wabup memilih TPA ini untuk melantik? Ya dari momentum inilah kita ingin bersih-bersih. Kita ingin para pejabat yang dilantik ini segera melakukan bersih-bersih, dalam arti perbaikan dan inovasi pemerintahan. Banyak yang harus kita benahi bersama. Kita minta semuanya harus kompak,”

“Dan saat ini pun kami dan bapak - bapak yang dilantik menggunakan seragam Korpri beda dengan biasanya menggunakan PSR. Hal ini sengaja kami minta untuk mengingatkan kembali jiwa dan semangat kita selaku pelayan masyarakat. Saya mengajak bapak - bapak untuk sesarengan bekerja keras mengabdi dan melayani masyarakat,” tambah Bupati Arief.

Kemarin Bupati Blora melakukan mutasi dan pelantikan untuk jabatan baru kepada sebanyak 304 orang ASN. Kali ini Bupati Blora ingin agar ASN mengingat perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia, dan setelahnya untuk berjuang bersama-sama memajukan Kabupaten Blora. Seperti dikutip dari muria.suaramerdeka.com ''Pelantikan kali ini digelar di TMP. Dulu para pahlawan berjuang untuk kemerdekaan bangsa Indonesia. Pelantikan di TMP ini kami maknai agar para aparatur sipil negara (ASN) atau pejabat yang dilantik berjuang memajukan daerah Blora ini,'' ujar Bupati Blora H Arief Rohman dalam sambutannya.

Beberapa nama yang dilantik dengan jabatan baru adalah

Dokter Puji Basuki menjadi Direktur RSUD Blora

Sekretaris Dinkominfo oleh Bambang Kun, sementara pejabat sebelumnya Widodo kini menjadi sekretaris Dinas Perdagangan.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dijabat oleh Istadi Rusmanto.

Sekretaris Bappeda oleh Rini Setyowati

Tedi Rindaryo menjadi sekretaris Dinas Pekerjaan Umum

Sunaryo menjadi sekretaris DInas Pendidikan.

Lucius Kristiawan menjadi sekretaris Dinas Dalduk KB.

Sri Widjanarsih menjadi sekretaris Dinas Perindustrian

Budiman dari Camat Randublatung menjadi Camat Blora, sementara Sutarso menggantikannya menjadi Camat Randublatung yang baru.

Nunik Sulistyo Herniyati dari Camat Sambong menjadi Camat Kradenan.

Dasiran dari Camat Blora menjadi Camat Todanan.

Supriyono menjadi Camat Ngawen.

Martono Camat Sambong.

M Zaenuri Camat Japah.

Mulyowati menjadi Camat Jiken.

Teguh Imam Santoso menjadi Camat Banjarejo. Bambang Soegiyanto dilantik menjadi Camat Cepu. Muhari Camat Jati. Suharto Camat Jepon. Rajiman dilantik menjadi Camat Kedungtuban.

Mahbub Djunaidi menjadi Kabag Kesra Setda.

 sumber foto : https://regional.kompas.com/read/2021/09/29/175057178/bupati-blora-mutasi-ratusan-asn-di-makam-pahlawan-ini-alasannya

Wednesday, August 25, 2021

Cermati, ini Arah Kebijakan dan Prioritas Pembangunan Blora tahun 2022

 Cermati, ini Arah Kebijakan dan Prioritas Pembangunan Blora tahun 2022

Arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Blora tahun 2022 masih dipengaruhi dengan adanya pandemi covid-19. Dampak pandemi sangat terasa bagi masyarakat Blora, khususnya pada bidang pariwisata, industry, perdagangan maupun transportasi dan beberapa industry lain yang berkaitan dengan itu. Dimana akibat dari ini mengakibatkan meningkatnya pengangguran dan kemiskinan, ini juga searah dengan kesejahteraan masyarakat yang menurun. Sementara itu pemerintah mengalami penurunan kemampuan dalam pembiayaan pembangunan.

Untuk itu pembangunan kabupaten Blora tahun 2022 diarahkan pada agenda pembangunan “Pemulihan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan Didukung Peningkatan Kualitas Infrastruktur Pelayanan Dasar”. Arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Blora tahun 2022 ini tercantum dalam lampiran Peraturan Bupati Nomor 18 tahun 2021.

Dimana ini dijabarkan dalam 6 prioritas pembangunan daerah :

            1. Peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas

a.       Pemantapan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui pemenuhan dan penguatan tenaga medis yang profesional terutama dokter spesialis, tenaga gizi, tenaga kesehatan masyarakat, dan tenaga laboratorium, penerapan SPM kesehatan, mewujudkan Jaminan Pemeliharaan Masyarakat terutama untuk masyarakat miskin dan rentan, melalui Kartu Blora Sehat, peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit serta inisiasi rumah sakit rujukan wilayah selatan dan barat, peningkatan fungsi puskesmas dalam pelayanan kesehatan dasar (essential health care), pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan (community involvement and empowerment), dan pelibatan multi stakeholder dalam rangka aksi bersama, serta memerankan puskesmas sebagai focal point koordinator sistem PHC dalam wilayah kerja, pemantapan kualitas kesehatan masyarakat yang tercermin dari semakin membaik dan mantapnya indikatorindikator kesehatan masyarakat terutama angka kematian ibu, angka kematian bayi dan balita, penanganan gizi buruk dan stunting melalui inisiasi program mandeng sedulur meteng serta peningkatan upaya promotif dan preventif dengan pembudayaan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) , mortalitas dan morbiditas penyakit menular dan tidak menular, pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan PTM , HIV dan TBC melalui peningkatan peran Posbindu.

b.      Peningkatan mutu pelayanan pendidikan inklusi dengan penanaman karakter akhlak yang mulia di Lembaga PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) serta memberikan dukungan operasional dan insentif bagi pengelola PAUD, bekerja sama dengan posyandu, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB)/Bina Keluarga Balita (BKB), Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan Puskesmas agar pelayanan kepada anak usia dini memenuhi kebutuhan akan pendidikan, pengasuhan, perlindungan, kesehatan, dan gizi.

c.       Pemantapan pemahaman, penghayatan dan pengamalan agama dalam peningkatan mental dan spiritual bagi masyarakat Kabupaten Blora melalui aktifitas Blora mengaji serta dukungan operasional dan insentif bagi guru MADIN, Taman Pendidikan Al Qur‟an, pondok pesantren dan sekolah minggu serta sekolah keagamaan lainnya.

d.      Peningkatan Lembaga Pendidikan Dasar dengan dukungan tenaga pendidik yang profesional melalui peningkatan kompetensi guru, peningkatan kesejahteraan guru melalui pemberian insentif dan fasilitas GTT, PTT dan honorer, kurikulum yang sesuai perkembangan, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, dan meratanya kesempatan pendidikan melalui pemberian beasiswa bagi pelajar/mahasiswa dan santri berprestasi, fasilitasi biaya pendidikan siswa miskin melalui Kartu Blora Pintar dan inisiasi program 1(satu) desa minimal 2(dua) sarjana.

e.       Pemantapan mutu pelayanan perpustakaan berbasis teknologi informasi untuk dan koleksi digital guna meningkatkan kecerdasan masyarakat serta meningkatan minat baca masyarakat.

f.       Pemantapan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi serta sistem kependudukan yang handal untuk mencapai kesejahtaraan masyarakat dengan fokus pada pengendalian penduduk melalui peningkatan akseptor KB metode alat kontrasepsi jangka panjang.

g.      Pemantapan pembentukan karakter masyarakat dan terpeliharanya nilai-nilai budaya lokal dengan fokus pada peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai budaya lokal melalui fasilitasi kelompok kesenian dan kebudayaan, pengembangan kegiatan seni dan budaya dalam rangka mendorong ekonomi kreatif

h.      Pemantapan toleransi antar umat beragama dan kerjasama antar komponen masyarakat dalam kehidupan dengan inisiasi program Ngopi Bareng dengan semua stakeholder dan pemangku kepentingan.

2. Peningkatan kualitas kehidupan ekonomi masyarakat, dengan fokus pada :

a.       Peningkatan ketrampilan pencari kerja melalui inisiasi program Golek Gawean Gampang, Pemantapan daya saing UMKM melalui pendampingan akses pemasaran yang berbasis teknologi informasi dengan fokus pada digitalisasi pemasaran produk serta membentuk inkubasi bisnis dan start up ekonomi kreatif.

b.      Peningkatan sarana dan prasarana distribusi perdagangan melalui penguatan pasar rakyat dan pasar pertanian.

c.       Peningkatan managemen dan permodalan badan usaha milik daerah dan pendampingan penguatan badan usaha milik desa dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

d.      Peningkatan hasil peternakan dan menciptakan SDM peternakan yang handal melalui kemitraan usaha peternakan sapi potong dan peningkatan mutu genetik sapi melalui penyediaan bibit unggul.

e.       Pemantapan daya saing produk pertanian yang berorientasi bisnis pertanian yang mampu menjamin ketahanan pangan serta pemanfaatan pekarangan guna mencukupi kebutuhan pangan, penyediaan pupuk dan mempermudah akses pendistribusiannya melalui inisiasi program gubuk pupuk, penyediaan sarana dan prasarana pertanian melalui modernissasi pertanian guna menopang penguatan ketahanan pangan.

f.       Penguatan investasi daerah yang mampu membuka peluang kerja melalui kerjasama dan kemitraan dengan swasta dalam mendirikan industri sehingga menyerap tenaga kerja lokal guna menurunkan jumlah penduduk miskin.

g.      Penguatan produk-produk sektor industri, perdagangan dan pariwisata yang mempunyai keunggulan komparatif dan kompetitif.

h.      Peningkatan nilai tambah sektor pertanian melalui penguatan industri pengolahan hasil pertanian yang mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong perkuatan ekonomi masyarakat.

i.        Kualitas ekonomi semakin maju yang tercermin dari pertumbuhan ekonomi, menurunnya jumlah penduduk miskin, penurunan jumlah pengangguran terbuka, dan pendapatan perkapita penduduk mengalami kenaikan serta terkendalinya laju inflasi.

3. Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana, dengan fokus pada :

a.       Terpeliharanya kualitas jalan dan jembatan di seluruh wilayah Kabupaten Blora dengan kualitas yang baik dan difokuskan pada pembangunan jalan penghubung kabupaten-kecamatandesa dan penghubung antar desa serta terpeliharanya fasilitas terminal angkutan untuk memperlancar perekonomian daerah;

b.      Pemantapan sistem pengamanan jalan dengan penyediaan sarana prasarana perhubungan terutama penerangan jalan;

c.       Moda transportasi untuk mendukung Bandara Ngloram melalui peningkatan akses dari dan menuju bandara;

d.      Pelestarian sumber daya air melalui restorasi lahan kritis dengan pengelolaan yang handal dan kuatnya kelembagaan pengelola sumber daya air;

e.       Pemantapan pelayanan jaringan listrik di seluruh pelosok dan terpeliharanya pelestarian lingkungan dalam pemanfaatan energi;

f.       Pemantapan sistem telekomunikasi dengan memperhatikan kaidah penataan ruang, keamanan, ketertiban lingkungan, estetika dan kebutuhan komunikasi.

g.      Pemantapan pemanfaatan air bersih permukaan dan air tanah dengan memperhatikan pelestarian lingkungan dan sumber daya air melalui pembangunan embung dan bangunan air serta peningkatan jaringan irigasi untuk peningkatan ketahanan pangan;

h.      Pemantapan kualitas perumahan dan permukiman yang menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat, perekonomian daerah dan lingkungan hidup

4. Peningkatan pemerataan pembangunan yang berkeadilan, dengan fokus pada :

a.       Mewujudkan konektivitas wilayah melalui penuntasan jalan strategis kewenangan kabupaten yang memberi daya ungkit pertumbuhan ekonomi pemantapan serta keterkaitan kegiatan ekonomi wilayah perkotaan dengan wilayah perdesaan melalui perluasan dan diversifikasi kegiatan ekonomi dan perdagangan serta membuka sentra - sentra ekonomi baru;

b.      Pemantapan perekonomian daerah dengan pembangunan berkelanjutan untuk memberikan kesempatan lapangan kerja yang seluas-luasnya dan pengentasan kemiskinan;

c.       Pemantapan pemberdayaan perempuan dalam segala bidang dengan kesetaraan dan keadilan gender dan perlindungan anak dan remaja.

5. Reformasi birokrasi dalam perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik, dengan fokus pada :

a.       Pemantapan kapasitas pemerintah daerah dalam mewujudkan penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik mulai dari pemerintah desa melalui peningkatan SDM aparatur dan memfasilitasi pengisian perangkat desa yang transparan, akuntabel dan berkualitas;

b.      Pemantapan kualitas pelayanan publik (pelayanan prima) yang cepat, transparan dan akuntabel yang didukung oleh aparatur yang professional, bersih dan bertanggungjawab melalui program mall pelayanan publik guna memberikan kemudahan masyarakat dalam pengurusan perijinan;

c.       Pemantapan penyelenggaraan pemerintahan yang tertib, teratur, demokratis dan berkesadaran hukum dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi supremasi hukum, memberikan insentif bagi RT, RW dan linmas;

d.      Peningkatan penegakan hukum secara adil, tidak diskriminatif dan menjunjung tinggi HAM dalam kehidupan bermasyarakat melalui pendampingan dan konsultasi hukum;

e.       Penyelenggaraan kegiatan berbasis data terpadu perencanaan pembangunan melalui Blora Satu Data, mendukung dan memfasilitasi insan media dalam menyampaikan informasi pembangunan daerah.

6. Pengurangan kemiskinan dan pengangguran, dengan fokus pada :

a.       Penanggulangan kemiskinan berbasis data terpadu melalui system aplikasi;

b.      Peningkatan peran pemerintah dalam keberlanjutan pendampingan warga miskin melalui program 1 perangkat daerah mendampingi 5 warga miskin;

c.       Peningkatan ketrampilan dan keahlian pemuda guna menciptakan lapangan kerja baru;

d.      Program perlindungan sosial berbasis keluarga berupa bantuan siswa miskin, jaminan kesehatan masyarakat miskin, pemberian bantuan sosial, dengan mengoptimalkan sumber daya dan sumber dana bukan dari pemerintah (non government);

e.       Program-program pemberdayaan masyarakat, yang bertujuan memberikan perlindungan dan pemenuhan hak atas berpartisipasi, kesempatan kerja dan berusaha terutama masyarakat yang berpenghasilan rendah;

f.       Program pemberdayaan UMKM berupa pemberian bantuan teknis terkait pemasaran dan peningkatan produk nilai jual;

g.      Pengelolaan data penduduk miskin hasil pendataan mandiri Pemerintah Derah, memberikan pelayanan untuk peningkatan taraf kesejahteraan sosial, dan memberikan intervensi program penanggulangan kemiskinan meliputi perlindungan dan jaminan sosial, pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial, penanganan fakir miskin yang sumber dananya dari APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten, APBDes, Baznas, CSR dan Filantropi.

 

Artikel Terbaru