Wednesday, July 28, 2021

Blora PPKM Level 3, Apa Saja Ketentuannya?

Pada Minggu malam(25/7/2021) Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) level 4. Dalam perpanjangan ini daerah dikategorikan menjadi 4 kategori mulai dari PPKM level 1 hingga PPKM level 4. Sementara itu berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan Kabupaten Blora masuk ke dalam daerah dengan yang harus menerapkan PPKM level 3. Penerapan ini dimulai tanggal 26 Juli s/d 2 Agustus 2021. Lalu apa saja ketentuan PPKM level 3 untuk Kabupaten Blora?

Berdasarkan Surat Edaran Bupati Blora Nomor : 443.5/2580/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 3 Covid-19 di Kabupaten Blora ada kegiatan yang harus dibatasi. Ada tempat-tempat yang ditutup sementara hingga yang diperbolehkan namun hanya boleh maksimal 50% dari kapasitas. Kegiatan yang masih diperbolehkan seperti kegiatan usaha, tempat makan, pasar ataupun tempat ibadah harus menerapkan protokol kesehaan.



Dalam pelaksanaan PPKM level 3 Kabupaten Blora ada ketentuan masing-masing bidang.

Ketentuan itu adalah

1. Tempat Wisata ditutup

Destinasi wisata dengan terpaksa harus ditutup sementara sampai adanya perbaikan status para risiko epidemiologi di kabupaten Blora. Untuk usaha pariwisata seperti tempat hiburan, warnet, game online, tempat olahraga dan kegiatan usaha sejenis lainnya juga ditutup.

2. Kegiatan ibadah

Kegiatan ibadah secara berjamaah maksimal 25% kapasitas tempat ibadah atau 20 orang dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

3. Kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa seperti kegiatan hiburan, kegiatan kesenian, pengajian atau lain sebagainya dilarang dilaksanakan.

Sementara kegiatan akad pernikahan masih diperbolehkan dengan ketentuan :

  • Tidak ada hiburan dalam bentuk apapun
  • Maksimal undangan 20 orang
  • Durasi resepsi paling lama 60 menit dilaksanakan antara jam 9 sampai dengan jam 17.00
  • Tidak mengadakan makan di temoat
  • Wajib menerapkan protokol kesehatan
4. Kegiatan usaha penyediaan Makanan/Minuman

Pedagang makanan/minuman seperti warteg, pedagang kaki lima, lapak jalanan diizinkan buka mulai pukul 6 pagi sampai dengan pukul 8 malam WIB, maksimal pengunjung makan 6 orang dan waktu makan maksimal 30 menit, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Untuk rumah makan, kafe dengan lokasi berada dalam gedung/toko tertutup hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat(dine-in).

5. Pedagang kaki lima dan sektor informal lainnya

Pedagang kaki lima dan sektor informal lainnya seperti agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan hanya diperbolehkan buka sampai pukul 8 malam dengan wajib menerapkan protokol kesehatan.

6. Toko Modern

Untuk supermarket, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari kapasitas pengunjung maksimal 50% serta wajib menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan operasional juga hanya sampai jam 8 malam. Sementara untuk pusat perbelanjaan/mall/ pusat perdagangan hanya boleh buka sampai jam 5 sore, dengan kapasitas maksimal 25%. Dengan menerapkan protokol kesehatan.

7. Apotik dan toko obat dapat buka selama 24 jam.

8. Pasar rakyat

Dikategorikan menjadi 2 jenis yakni yang menjual kebutuhan sehari-hari dan non kebutuhan sehari-hari. Pasar rakyat yang menjual kebutuhan sehari-hari maksimal dapat buka maksimal hingga jam 8 malam dengan kapasitas 50%. Sementara non kebutuhan sehari-hari hanya boleh hingga jam 3 sore dengan kapasitas pengunjung 50%.

9. Kegiatan konstruksi untuk fasilitas publik beroperasi 100%, pelaksanaan kegiatan konstruksi kecil diizinkan maksimal 10 orang.

10. Transportasi umum/pribadi

Transportasi umum dapat dapat beroperasi dengan pengaturan kapasitas maksimal 70%.


Sementara untuk tempat kerja/perkantoran dibagi ke dalam 3 kriteria yakni :

1. Sektor non Esensial

  • Diberlakukan Work From Home (WFH) sebesar 100%
2. Sektor Esensil

  • Keuangan dan perbankan hanya meliputi asuransi, bank, pegadaian, bursa berjangka, dana pension, dan lembaga pembiayaan (yang berorientasi pada pelayanan fisik dengan pelanggan(customer)) dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% staf untuk lokasi yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat, sementara 25% untuk pelayanan administrasi perkantoran guda mendukung operasional.
  • Pasar modal (yang berorientasi pada pelayanan dengan pelanggan (customer) dan berjalannya operasional pasar modal secara baik dapat beroparasi dengan kapasitas maksimal 50%.
  • Teknologi informasi dan komunikasi meliputi operator seluler, data center, internet, pos, media terkait dengan penyebaran informasi kepada masyarakat dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% staf.
  • Perhotelan non penanganan karantina dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% staf.
  • Industri orientasi ekspor dan penunjangnya dimana pihak perusahaan harus menunjukkan bukti conroh dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang selama 12 bulan terakhir atau dokumen lain yang menunjukkan rencana ekspor dan wajib memiliki Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri dapat beroperasi dengan pengaturan 2 shift dengan kapasitas maksimal 50% straf untuk setiap shift hanya di fasilitas produksi/pabrik, serta 10% perkantoran guna pendukung operasional dengan menerapkan protokol kesehatan, pengaturan masuk dan pulang serta karyawan tidak bersamaan.

3. Sektor kritikal

  • Kesehatan, keamanan dan ketertiban dapat beroperasi 100% staf tanpa ada pengecualian.
  • Penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi(terutama untuk kebutuhan pokok), makanan dan minuman serta penunjangnya(termasuk untuk ternak/hewan peliharaan), pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, objek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi(insfratstruktur publik), utilitas dasar(listrik, air, dan pengelolaan sampah) dapat beroperasi 100% hanya pada fasilitas produksi/konstruksi/pelayanan kepada masyarakat. Untuk pelayanan administrasi perkantoran guna mendukung operasional, diberlakukan maksimal 25% staf.

Ketentuan selengkapnya dapat dilihat dalam SE Bupati Blora nomor : 443.5/2580/2021. Link Surat Edaran ada di bawah ini : SE Bupati No. 443.5/2580/2021

Previous Post
Next Post

0 komentar:

Artikel Terbaru