Tuesday, July 5, 2022

Belasan SD di Blora Tak Dapat Peserta Didik Baru, Ini Sebabnya

BLORA, KOMPAS.com - Sebanyak 16 dari total 598 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah tidak mendapatkan peserta didik baru (PDB).


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Aunur Rofiq buka suara perihal tidak adanya peserta didik baru yang mendaftar di sejumlah sekolah tersebut.

Menurutnya, sekolah tersebut tidak mendapatkan murid baru karena memang tidak adanya sumber daya manusia yang masuk sekolah di usia tersebut.

"Memang sekarang sumbernya tidak begitu banyak, TK di sekitar situ juga sudah tidak banyak lagi," kata dia saat ditemui wartawan di Kantor DPRD Kabupaten Blora, Senin (4/7/2022).

Dirinya menyebut sejauh ini pihaknya belum mempunyai solusi untuk mengatasi permasalahan itu.

"Ya memang sumbernya tidak ada, mau kita dorong ke mana, kita mau mencari sumber kemana lha memang sumbernya tidak ada, ya kita tuntaskan dulu," kata dia.

Rofiq mengungkapkan, sekolah-sekolah yang saat ini kurang jumlah siswa ataupun tidak adanya peserta didik baru yang mendaftar, karena keberhasilan program Keluarga Berencana (KB).

"Kalau dulu memang SD SD tersebut banyak muridnya, karena KB belum berhasil, makanya dulu pendirian SD inpres ada di mana-mana. Karena sekarang KB sudah berhasil, maka sumber siswa di sekitarnya menjadi berkurang," terang dia.

Meskipun banyak sekolah yang bernasib demikian, pihaknya belum mempunyai rencana untuk menggabungkan sekolah yang kekurangan murid dengan sekolah lainnya.

"Menggabungkan itu tidak semudah itu ya, meskipun muridnya tidak begitu banyak tapi tidak semudah itu, kalau itu di-regrup justru anak-anak itu tidak sekolah, makanya ada kasus-kasus tertentu meskipun muridnya sedikit tetap tidak ditutup karena kalau ditutup mereka tidak sekolah, nanti juga akan menjadi persoalan untuk menuntaskan wajib belajar tidak tercapai," jelas dia.

Sekedar diketahui, dari total 598 sekolah dasar di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sebanyak 432 sekolah mengalami kekurangan siswa baru.

Sedangkan jumlah sekolah yang mampu mencukupi kuota siswa baru sebanyak 166 sekolah.

432 sekolah disebut kekurangan siswa karena berdasarkan standar minimal rombongan belajar per kelas, jumlah siswa minimal 20 orang.

Sementara 16 sekolah yang tidak memiliki peserta didik baru antara lain SDN 3 Karangjati, SDN 2 Kebonrejo, SDN 2 Bogorejo, SDN 2 Sendangrejo, SDN 3 Nglengkir, SDN Gayam, SDN Gembol, SDN Sarirejo, SDN 2 Nglanjuk, SDN 4 Balun, SDN Jipang, SDN 1 Japah, SDN 1 Jepon, SDN 2 Pojokwatu, SDN 2 Sendang, dan SDN 2 Sambong.

Sumber : https://regional.kompas.com/read/2022/07/05/065839678/belasan-sd-di-blora-tak-dapat-peserta-didik-baru-ini-sebabnya?page=all

Previous Post
Next Post

0 komentar:

Artikel Terbaru